Berita Terbaru
Beranda » Daerah » Gubernur Ahmad Luthfi Disambut Hangat Warga Jateng di Kaltim: Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

Gubernur Ahmad Luthfi Disambut Hangat Warga Jateng di Kaltim: Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak
Dok. Istimewa

​INOVASINEWS.NET – Samarinda – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai silaturahmi warga perantauan asal Jawa Tengah di Kalimantan Timur. Di sela-sela agenda kunjungan kerjanya, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi menyempatkan diri menyapa para warga rantau dalam acara yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jalan Milono, Samarinda, Rabu (5/8/2026) malam.

​Kehadiran Gubernur Luthfi yang didampingi jajaran kepala daerah, seperti Bupati Jepara Witiarso Utomo, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, hingga Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani disambut hangat oleh Wakil Gubernur Kaltim Dr. H. Seno Aji beserta para tokoh Paguyuban Warga Jawa Tengah.

​Dalam sambutannya, Seno Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Keluarga Semarang (Pak Semar) Kaltim serta Ketua Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) menyampaikan rasa bangga atas kontribusi nyata warga rantau asal Jateng dalam merawat dan membangun Benua Etam. Menurutnya, Kaltim adalah rumah yang ramah bagi siapa saja yang ingin bertumbuh bersama dalam keberagaman.

​“Kita semua bersama-sama mengisi pembangunan di Kalimantan Timur. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tutur Seno Aji. Ia menegaskan bahwa keharmonisan antar-suku dan agama menjadi modal utama Kaltim dalam menjaga persatuan NKRI.

​Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengaku tersentuh dan bangga melihat keharmonisan warga perantauan dengan masyarakat lokal di Kaltim. Bagi Luthfi, warga rantau bukan sekadar penduduk yang mencari penghidupan, melainkan wujud nyata dari wajah Jawa Tengah itu sendiri.

​“Meskipun tidak tinggal di Pulau Jawa, Bapak dan Ibu sekalian adalah duta-duta Jawa Tengah di Kalimantan Timur. Teruslah menjadi teladan, merawat persatuan, serta menghormati adat dan budaya setempat,” pesan Ahmad Luthfi.

​Rasa kebersamaan ini turut dirasakan oleh organisasi perantau. Ketua Umum Sedulur Paguyuban Jawa Tengah Gayeng Tenan (Sapu Jagat) Kaltim, Bambang Pininto, menjelaskan bahwa wadah ini hadir sebagai jembatan silaturahmi sekaligus pendorong kontribusi aktif warga Jateng untuk kemajuan Kalimantan Timur.

​”Semua potensi warga Jawa Tengah di sini dioptimalkan, baik di sektor pemerintahan maupun swasta, untuk mendukung kemajuan Kaltim dan tetap terhubung dengan tanah kelahiran,” ungkap Bambang.

Secara terpisah ​Sekjen Sapu Jagat, Ahmad Busri, menambahkan bahwa momen berharga ini menjadi ajang perjumpaan kedua bagi seluruh anggota Sapu Jagat Kaltim setelah silaturahmi Halalbihalal Idulfitri 1447 H pada bulan April lalu.

​“Harapan kami, warga Jawa Tengah di Kaltim senantiasa guyub dan gayeng, serta terus memberikan karya terbaiknya bagi Kalimantan Timur sesuai dengan keahlian masing-masing,” tutup Busri penuh harap.

  • Penulis: Redaksi
expand_less