“Terima Kasih Presiden Prabowo”: Revitalisasi Hadirkan Kelas dan Toilet Lebih Nyaman dan Layak
- account_circle Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

INOVASINEWS.NET – Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah – Peresmian 30 satuan pendidikan hasil revitalisasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membawa dampak positif bagi warga sekolah. Mulai dari atap kelas yang tidak lagi bocor pascahujan, suasana sekolah yang menyenangkan dengan kehadiran ruang kelas baru, hingga akses toilet yang kini lebih bersih dan layak digunakan.
Kepala TK Pertiwi 2 Tipar, Siti Nurhidayati, menceritakan bahwa tahun 2025 sekolahnya mendapatkan revitalisasi dengan nilai lebih dari Rp530 juta. Perbaikan sarana dan prasarana di sekolahnya membawa perubahan signifikan, khususnya pada unit toilet. Kini, toilet tersebut menjadi lebih bersih dan nyaman digunakan oleh seluruh warga sekolah.
Selain mengubah toilet, Siti menilai program revitalisasi turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar sekolahnya. Pembangunan yang dilakukan dengan skema swakelola membuat masyarakat memiliki pekerjaan serta memperkuat peran sekolah sebagai pusat pendidikan dan sosial masyarakat.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Abdul Mu’ti atas program ini. Kami berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut agar semakin banyak sekolah yang merasakan dampak positif yang sama dengan kami,” tutur Siti Nurhidayati.
Selanjutnya, Kepala SMK Ma’arif Nahdlatul Ulama 1 Ajibarang, Tosirin, juga merasakan dampak positif pascarevitalisasi. Sebelum revitalisasi, ia menyebut sekolahnya kerap menghadapi keterbatasan sarana ruang kelas yang belum sepenuhnya memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kini, revitalisasi telah rampung dan membawa semangat serta antusiasme tinggi murid untuk bersekolah. “Puji syukur dengan adanya dua ruang kelas baru kebutuhan ruang kelas kami dapat terpenuhi. Sekarang kami memiliki ruang kelas yang lebih representatif untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang nyaman untuk murid,” kata Tosirin.
Cerita serupa juga diutarakan oleh Kepala SDN 2 Sokawera Cilongok, Endah Martdiyatun Wijaya. Ia menceritakan bahwa program ini membawa perubahan signifikan terhadap kondisi sekolah yang sebelumnya mengalami keterbatasan fasilitas, khususnya atap ruang kelas. Sebelum revitalisasi, kondisi atap sekolah kerap bocor saat hujan dengan intensitas tinggi, seluruh ruang kelas sering tergenang air sehingga murid dan guru harus kerja bakti membersihkan ruang kelas sebelum kegiatan belajar.

“Sekolah kami menerima revitalisasi tahun 2025 dengan nilai lebih dari Rp1 miliar. Kami mendapatkan perbaikan untuk delapan ruang kelas, pembangunan dua unit toilet baru, serta rehabilitasi beberapa unit kelas dan toilet. Revitalisasi membawa perubahan nyata di sekolah kami, puji syukur kini gedung kami menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk seluruh warga sekolah,” papar Endah.
Terakhir, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto, Dyan Aristi Utami, juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Abdul Mu’ti atas pelaksanaan program revitalisasi ini. Tahun 2025, sekolahnya mendapatkan dana bantuan lebih dari Rp1,9 miliar untuk pembangunan tiga ruang kelas baru, satu perpustakaan, satu laboratorium, serta rehabilitasi toilet.
“Tentunya hasil revitalisasi telah menjadi warna baru bagi sekolah kami. Fasilitas pendidikan kami menjadi lebih baik, membuat murid semakin semangat dalam belajar. Semoga program ini dapat berlanjut dan diperluas agar semakin banyak sekolah-sekolah yang memiliki gedung yang kokoh beserta fasilitas penunjang yang memadai,” terang Dyan.
Melalui momen peresmian ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
- Penulis: Redaksi
