Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Hari Pertama Cuti Bersama Samsat Tetap Buka, Sejumlah Orang Pilih Bayar Pajak Lebih Awal

Hari Pertama Cuti Bersama Samsat Tetap Buka, Sejumlah Orang Pilih Bayar Pajak Lebih Awal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 6 jam yang lalu
Humas Diskomdigi jateng

INOVASINEWS.NET – SEMARANG — Hari pertama cuti bersama, Rabu (18/3/2026), pelayanan di sejumlah Samsat tidak libur. Sejumlah orang pun memanfaatkan hari libur kali ini, untuk membayar pajak kendaraan bermotor, seperti yang terlihat di Samsat Semarang I.

Bambang Tri Setiawan, warga Semarang menyampaikan, dia memilih membayar pajak lebih awal meski jatuh temponya masih beberapa hari lagi.

“Jatuh temponya tanggal 25, tapi saya khawatir nanti malah terlambat karena libur. Jadi saya sempatkan hari ini,” tuturnya.

Bagi Bambang, membayar pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tapi juga bentuk tanggung jawab. Dia mengungkapkan, tidak terlalu terpengaruh dengan berbagai isu terkait kebijakan pajak, yang sempat ramai di media sosial.

“Menurut saya, mau ditunda atau tidak, tetap harus dibayar. Jadi ya lebih baik dibayarkan saja,” katanya.

Meski ini merupakan pengalaman pertama mengurus pajak lima tahunan, Bambang menilai pelayanan di Samsat cukup baik. Dia hanya merasa prosesnya memang lebih panjang dibandingkan pembayaran pajak tahunan.

“Petugasnya ramah, pelayanannya tidak ada masalah. Memang kalau yang lima tahunan harus ke beberapa tempat, jadi butuh waktu. Tadi juga harus izin dari kantor,” beber Bambang.

Dia berharap, ke depan proses pelayanan pajak lima tahunan bisa semakin sederhana.

“Kalau bisa satu pintu, jadi tidak bolak-balik. Tapi mungkin memang prosedurnya seperti itu,” tambahnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, memantau pelayanan di Samsat Semarang I, untuk memastikan masyarakat tetap terlayani, meski hari itu menjadi awal masa libur panjang.

“Memang hari ini sudah mulai cuti bersama. Tapi kami tetap buka, supaya masyarakat yang ingin membayar pajak tetap bisa terlayani,” ujarnya.

Menurut Masrofi, keputusan membuka layanan di awal cuti bersama bukan tanpa alasan. Masa libur yang cukup panjang berpotensi membuat sebagian wajib pajak menunda pembayaran. Karena itu, kehadiran layanan di hari pertama cuti, diharapkan bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk tetap membayar tepat waktu.

Masrofi yang sempat berbincang langsung dengan beberapa wajib pajak mengaku senang melihat kesadaran masyarakat yang tetap tinggi. Dia juga mencatat, banyak warga mengetahui informasi buka layanan Samsat dari media sosial.

“Yang lebih penting, kesadaran masyarakat untuk bayar pajak juga sudah bagus,” terang Masrofi.

Dia menyampaikan apresiasi kepada para petugas, yang tetap bekerja di tengah cuti bersama.

“Terima kasih kepada teman-teman petugas yang tetap melayani. Ini bagian dari komitmen kita untuk tetap hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menjelang akhir pemantauan, Masrofi mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan jadwal layanan selama libur. Pada 18 Maret ini layanan Samsat buka, kemudian 19-24 Maret libur, dan buka kembali 25 Maret. Sementara, untuk E-Samsat, masih buka sampai 20 Maret, libur 21–22 Maret, lalu buka lagi 23 Maret

Dia memastikan, meskipun layanan tatap muka untuk lima hari ke depan tutup, masyarakat tetap memiliki alternatif pembayaran secara online.

“Silakan manfaatkan layanan yang ada, termasuk layanan online seperti Sakpole. Jadi meskipun libur, pembayaran pajak tetap bisa dilakukan dengan mudah,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
expand_less