Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Fadli Zon Ungkap Soeharto Penuhi Syarat dan layak Jadi Pahlawan Nasional

Fadli Zon Ungkap Soeharto Penuhi Syarat dan layak Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon menyatakan bahwa Presiden ke-2 RI Soeharto memenuhi kriteria untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Ia menjelaskan bahwa nama Soeharto telah tiga kali diajukan sebagai calon penerima gelar dan selalu lolos seleksi di setiap tahapan, mulai dari tingkat kabupaten hingga Kementerian Sosial.

“Nama Presiden Soeharto sudah tiga kali diusulkan dan selalu memenuhi syarat pada setiap tahapannya,” ujar Fadli.

Menurutnya, proses seleksi calon pahlawan nasional dilakukan secara berlapis dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari sejarawan, akademisi, tokoh agama, hingga aktivis.

“Yang menilai bukan hanya Dewan GTK, tetapi juga tim dari kabupaten, provinsi, dan TP2GP yang di dalamnya ada banyak unsur masyarakat,” tegasnya.

Terkait kritik dari sejumlah pihak yang menyoroti rekam jejak Soeharto, termasuk dugaan pelanggaran HAM, Fadli menilai perdebatan tersebut wajar, namun tidak menghapus jasa besar Soeharto terhadap bangsa Indonesia.

“Kita harus melihat jasa-jasa luar biasanya. Semua nama yang diusulkan sudah melalui kajian mendalam dan memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional,” kata Fadli.

Ia juga menepis tudingan keterlibatan Soeharto dalam pelanggaran HAM berat, dengan menegaskan bahwa tidak pernah ada bukti hukum yang membenarkan tuduhan tersebut.

“Tidak pernah terbukti. Tidak ada bukti bahwa beliau pelaku genosida atau pelanggaran berat lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadli menyoroti kontribusi besar Soeharto dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk perannya sebagai komandan Serangan Umum 1 Maret 1949 dan operasi pembebasan Irian Barat.

“Pak Harto punya peran nyata dalam perjuangan bangsa. Serangan Umum 1 Maret adalah bukti nyata jasa beliau dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tandasnya.

  • Penulis: Redaksi
expand_less