Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rina Sa’adah : Bulog Harus Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

Rina Sa’adah : Bulog Harus Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 jam yang lalu
Dok. Istimewa

INOVASINEWS.NET – Anggota Komisi IV DPR Rina Sa’adah menegaskan pentingnya peran Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan. Secara umum harga terpantau stabil, khususnya untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Minyakita yang berada pada kisaran harga acuan Pemerintah.

“Beras SPHP dan minyak goreng tersedia dengan baik. Hanya beberapa komoditas hortikultura, seperti cabai, yang masih mengalami fluktuasi akibat faktor musim hujan,” ujar Rina melalui rilis media yang dikutip oleh Parlementaria, Rabu  (18/2/2026).

Ia menilai, stabilitas tersebut tidak terlepas dari peran Bulog untuk menjalankan penugasan Pemerintah, baik melalui penyerapan hasil panen petani maupun pelaksanaan operasi pasar. Penyerapan gabah dan jagung, jelasnya, dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di tingkat konsumen.

“Bulog menjalankan fungsi stabilisasi dengan menyerap hasil panen petani dan menyalurkan beras SPHP. Operasi pasar juga membantu mencegah lonjakan harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” jelas politikus PKB ini.

Selain beras, Rina menekankan pentingnya penguatan manajemen pasokan untuk komoditas yang mudah rusak. Baginya, fasilitas gudang pendingin juga menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga kualitas dan mencegah kerugian pasca panen, terutama saat musim hujan.

Menurut Rina, penguatan infrastruktur penyimpanan, termasuk gudang berpendingin, penting agar stabilitas harga tidak semata-mata bergantung pada kondisi musim. Dengan dukungan fasilitas penyimpanan yang memadai, pasokan dapat dikelola lebih baik. “Petani juga tidak merugi saat panen raya, dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali,” kata dia.

Komisi IV DPR, tegas Rina, akan terus mengawasi kebijakan stabilisasi pangan agar distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penimbunan yang mengakibatkan lonjakan harga. Harapannya, masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga. “Petani juga harus mendapatkan perlindungan dan kepastian pasar,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi
expand_less