InJourney Rayakan 4 Tahun, Perkokoh Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026

Holding BUMN aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, resmi memasuki tahun keempat kiprahnya di Indonesia. Sejak dibentuk pada Januari 2022, InJourney menjalankan transformasi berkelanjutan yang berfokus pada penguatan fundamental anak perusahaan melalui integrasi aset, perbaikan tata kelola operasional dan manajerial, serta peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.
Transformasi tersebut membuahkan hasil signifikan dengan tercapainya profitabilitas grup secara menyeluruh. Capaian ini diraih melalui pendekatan kolaboratif berbasis gotong royong, didukung sinergi yang kuat dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan.
Selama empat tahun kehadirannya, InJourney mencatatkan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui berbagai pilar bisnis, InJourney terus memperkuat sektor aviasi dan pariwisata sebagai pengungkit ekonomi nasional.
Ke depan, InJourney diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 4,1 hingga 6 persen hingga tahun 2029.
Beragam inisiatif strategis lintas portofolio terus dijalankan, mulai dari transformasi bandara dan peningkatan konektivitas udara, pengembangan destinasi budaya dan edukasi seperti Candi Borobudur dan Taman Mini Indonesia Indah, pengembangan International Medical Tourism di KEK Sanur, hingga pembangunan kawasan pariwisata Mandalika dan Golo Mori. Melalui Sarinah, InJourney juga konsisten membawa produk dan karya terbaik Indonesia ke pasar global.
Rangkaian inisiatif tersebut mendorong kinerja korporasi yang semakin solid, tercermin dari posisi InJourney sebagai perusahaan ke-43 terbesar di Indonesia. Peran InJourney dalam menjadikan aviasi dan pariwisata sebagai sektor strategis pertumbuhan ekonomi nasional pun semakin menguat.
Capaian ini menjadi fondasi bagi InJourney dalam menjalankan peran ganda secara seimbang, yakni sebagai pencipta nilai (value creation) dan agen pembangunan (agent of development), melalui transformasi yang memperkuat kinerja internal sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa “transformasi bisnis selama empat tahun terakhir telah membangun dasar yang kuat bagi InJourney sebagai BUMN yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.”
“Transformasi ini menjadi fondasi penting untuk menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat. Ke depan, InJourney akan terus melanjutkan agenda transformasi secara adaptif agar dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Maya.
Memasuki tahun keempat, InJourney menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai arah utama transformasi. Selaras dengan tema “InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia”, prinsip keberlanjutan ditempatkan sebagai kerangka berpikir dan bertindak dalam setiap inisiatif jangka panjang.
Pariwisata diposisikan sebagai investasi lintas generasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan sosial.
Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan strategi holding dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang bernilai dan berkesan. Melalui integrasi ekosistem pariwisata nasional, InJourney mengorkestrasi atraksi, aksesibilitas, dan amenitas secara terpadu.
“Pariwisata tidak cukup hanya dikelola, tetapi harus dikaryakan. Berkarya berarti menciptakan pengalaman, memberi makna, dan meninggalkan dampak. InJourney harus menjadi contoh bahwa pariwisata yang baik adalah pariwisata yang mengangkat martabat dan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutup Iwan.
- Penulis: Redaksi



