BPVP Banyuwangi Menggelar Rangkaian Sosialisasi Lembaga Ke Berbagai Desa
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 23 Des 2025

BPVP Banyuwangi melaksanakan Sosialisasi Kelembagaan, dimulai pada tanggal 5 desember hingga 18 desember 2025, di mulai dari Desa Plampangrejo dan Desa Tampo. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan peran, layanan, dan program pelatihan vokasi kepada
Kegiatan ini diharapkan memperluas wawasan tentang pentingnya peningkatan kompetensi melalui pelatihan vokasi serta memperkuat kolaborasi dengan desa dan pelaku usaha setempat agar ekosistem pelatihan semakin inklusif dan bermanfaat bagi peningkatan daya saing masyarakat.
Kegiatan sosialisasi kelembagaan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) pada tahun 2025 difokuskan pada pengenalan peran, layanan, serta program pelatihan vokasi kepada masyarakat luas.
Kebijakan dan Program Utama 2025
Kini pelatihan vokasi semakin relevan dan terarah berkat hadirnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6 Tahun 2025. Aturan ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi sistem pelatihan vokasi di Indonesia.
Permenaker No. 6 Tahun 2025 memuat poin-poin penting yang memperkuat pelatihan vokasi agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Beberapa poin utamanya antara lain:
• Penyelenggaraan pelatihan vokasi disesuaikan dengan kebutuhan industri
Dunia kerja menjadi acuan utama dalam perancangan program pelatihan.
• Kurikulum berbasis kompetensi
Materi pelatihan difokuskan pada keterampilan nyata yang dibutuhkan oleh perusahaan.
• Kolaborasi erat dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)
Sinergi dengan pelaku industri menjamin pelatihan tidak terputus dari kebutuhan pasar.
• Fokus pada peningkatan skill kerja nyata
Pelatihan diarahkan agar lulusan benar-benar siap bekerja dan produktif sejak hari pertama.
• Sertifikasi kompetensi sebagai hasil akhir
Peserta pelatihan akan mendapatkan pengakuan resmi atas keterampilannya melalui sertifikasi.
Dengan adanya peraturan ini, lulusan pelatihan vokasi kini semakin siap bersaing di pasar kerja modern.
Mereka tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga skill nyata yang dibutuhkan, diakui, dan siap dipakai.
- Penulis: Redaksi



