Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bahlil Telusuri Dugaan Keterkaitan Tambang dengan Banjir Sumut

Bahlil Telusuri Dugaan Keterkaitan Tambang dengan Banjir Sumut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Des 2025

Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025. Pemerintah masih melakukan penelusuran terkait kemungkinan keterkaitan antara operasional Tambang Emas Martabe dan banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa evaluasi teknis masih berlangsung dan keputusan baru akan diambil setelah seluruh temuan diverifikasi secara menyeluruh.

“Tambang Martabe berlokasi di Tapsel. Saya sudah meninjau langsung ke sana. Tim pertambangan sedang melakukan evaluasi dan prosesnya masih berjalan. Setelah semuanya selesai, barulah kami menentukan langkah selanjutnya,” ujar Bahlil

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan operasional Martabe sempat terhenti karena diarahkan untuk membantu penanganan situasi darurat di lapangan.

“Kemarin memang tidak dilanjutkan. Saya minta mereka memfokuskan alat dan sumber daya untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ucapnya.

Sebelumnya, PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe, membantah adanya hubungan langsung antara aktivitas pertambangan dan banjir di Kecamatan Batang Toru. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyebut dugaan tersebut sebagai kesimpulan yang terlalu dini.

PTAR menjelaskan bahwa pusat banjir berada di Desa Garoga, yang termasuk dalam sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, sedangkan wilayah tambang berada di sub DAS Aek Pahu yang disebut tidak saling terhubung secara hidrologis.

“Walaupun kedua aliran sungai bertemu, titik pertemuannya berada jauh di hilir Desa Garoga sebelum mengalir ke pantai barat Sumatra. Karena itu, operasional PTAR di DAS Aek Pahu tidak memiliki keterkaitan langsung dengan bencana di Garoga,” Pernyataan perusahaan.

  • Penulis: Redaksi
expand_less