Danantara Siapkan Daftar Proyek Investasi dengan AS Jelang KTT G20
- account_circle Redaksi
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah menyusun daftar proyek yang berpotensi dikerjasamakan dengan Amerika Serikat (AS). Rencana tersebut disiapkan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Miami pada Desember 2026.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, proyek-proyek yang disiapkan akan diselaraskan dengan upaya peningkatan dan optimalisasi aset badan usaha milik negara (BUMN).
Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2026). Rapat tersebut membahas penyempurnaan sejumlah program prioritas pemerintah dan optimalisasi anggaran.
Menurut Rosan, pembahasan peluang kerja sama dengan AS akan dilanjutkan dalam rangkaian G20 Miami. Pemerintah juga berencana menggelar forum bersama Milken Institute yang akan melibatkan sejumlah investor besar.
Amerika Serikat menjadi tuan rumah KTT G20 tahun ini untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade. Pertemuan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Desember 2026.
Selain membahas peluang kerja sama dengan AS, Rosan juga menyampaikan perkembangan proyek Danantara di Arab Saudi, yakni pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Arsitek proyek tersebut dijadwalkan datang ke Indonesia untuk memaparkan rencana pembangunan secara menyeluruh.
Peletakan batu pertama proyek itu direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Kampung Haji Indonesia akan dibangun di atas lahan seluas 4,4 hektare, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Kawasan tersebut dirancang terdiri atas 13 menara atau tower yang akan terhubung dengan Masjidil Haram melalui terowongan. Proyek ini menjadi salah satu agenda pembangunan Danantara di Arab Saudi.
- Penulis: Redaksi
