IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Level 4.923, Saham Bank dan Tambang Tertekan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 19 menit yang lalu
- print Cetak

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi I, Senin (19/10/2026). Indeks saham domestik merosot 5,05 persen atau kehilangan 261,84 poin ke level 4.923 seiring maraknya aksi jual yang menekan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama dari sektor perbankan, energi, dan pertambangan.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak di rentang 4.907 hingga 4.974. Indeks sempat dibuka pada level 4.961, tetapi terus melemah dan bertahan di zona merah hingga sesi pertama berakhir.
Berdasarkan data RTI Business, aktivitas perdagangan tercatat mencapai 168,90 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,03 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 872.556 kali, sementara kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di angka Rp8.737,67 triliun.
Tekanan jual terlihat pada sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen ke level Rp4.820. Pelemahan serupa dialami PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang terkoreksi 6,82 persen menjadi Rp2.460.
Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,65 persen ke posisi Rp3.300. Penurunan saham-saham perbankan tersebut turut mewarnai pelemahan IHSG pada perdagangan sesi pertama.
Sektor energi dan pertambangan juga berada di bawah tekanan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) merosot 6,99 persen ke Rp665, sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 6,67 persen ke level Rp2.380. Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turut terkoreksi 4,07 persen menjadi Rp2.120.
Pelemahan juga terjadi pada saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), yang turun 2,27 persen ke Rp9.675. Di sektor teknologi dan telekomunikasi, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 4 persen ke Rp24, sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 6,84 persen ke posisi Rp1.770.
Di tengah mayoritas saham yang bergerak melemah, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru mencatatkan kenaikan signifikan. Saham TMPO melonjak 28,79 persen ke level Rp170 pada akhir perdagangan sesi I.
Penurunan IHSG sebesar 5,05 persen menunjukkan kuatnya tekanan jual pada perdagangan pagi tersebut. Meski demikian, data perdagangan sesi I ini belum menggambarkan pergerakan indeks hingga penutupan pasar secara keseluruhan.
- Penulis: Redaksi
